‘’Kaya’nya… ‘’ ucapnya pelan, hampir bergumam ‘’… rumit, nih.’’
Aku duduk sambil melemaskan kaki di bangku taman, setelah 2 jam bermain papan luncur. Seperti biasa, sore ini dia menjemputku. Seperti biasa pula, dia akan segera mengajakku pulang karena masih banyak pekerjaan di kantornya atau menyempatkan sekelumit waktu bersantai di taman.
‘’Ya?’’ tanyaku, santai.
‘’Kakek mengundang keluarga Santoso untuk makan malam di akhir pekan ini, di rumah. Jika, aku setuju, usai makan, aku akan mengajak putri Pak Santoso berduaan di taman.’’
‘’Apa aku terlarang ikut makan?’’ tanyaku lagi, masih dengan santai, tapi kali ini kutambah dengan percik goda di binar mataku.
Dia menatapku dengan senyum ‘’Tentu saja tidak. Memang, kami akan bicara bisnis, tapi kami perlu kau untuk membuat santai suasana.’’
Aku membalas senyum dan tatapnya, ‘’Lalu, apa yang rumit?’’
Senyumnya melebar oleh binar goda dan bersuara sok santai ‘’Jika aku menolak perjodohan kali ini, berarti aku ke luar dari rumah dan semuanya.’’
Bahuku segera tegak dan bibirku terkatup rapat dengan tenggorokan tercekat.
Kakek tak akan mungkin mengusirnya, tidak setelah aku lahir, setelah ada jembatan yang menghubungkan kakek dengannya.
Diam. Hening. Lama.
‘’Wow’’ ucapku, sok santai, setelah beberapa saat terdiam, kocar-kacir mencari kata yang tepat untuk mempertahankan suasana santai kami saat ini.
***







Agustus 2, 2012 pada 9:11 am
pertamax
yisha ;
makasih……….
Agustus 2, 2012 pada 9:13 am
wow dilema hihihi
yisha ;
hahhahaha………
Agustus 2, 2012 pada 9:35 am
putri santoso itu rumit yah…??
yisha ;
ngga………..
Agustus 2, 2012 pada 10:02 am
Diksi Yisha keren ya…
yisha ;
diksi apa ya……????????
Agustus 2, 2012 pada 10:25 am
sampe kapan kau kan mengakhirinya??
yisha ;
ngga akaaaaaaaaaan…………
Agustus 2, 2012 pada 3:50 pm
ketemu Yish kata kata untuk mempertahankan suasana santainya ??
yisha ;
hanya bisa bilang ”wow”!haha
Agustus 2, 2012 pada 5:19 pm
Ini kisah asli kayaknya nih hehe
Penasaran dengan selanjutnya … selanjutnya … selanjutnya …
yisha ;
ngga….ngga asli……asli ngga……….
Agustus 2, 2012 pada 5:40 pm
‘Wow’ pasti mulutnya, nunggu dimasukin apa gitu…hahaha
Keren keren keren!!!!!
yisha ;
hahahhhahhahahahaa…………keyen!
Agustus 3, 2012 pada 1:17 am
Semakin menarik mase..
Lanjut diksi yang makin jelas..
yisha ;
makasih…….ngga pake ”mase” ya? ”yisha” aja ya?
Agustus 3, 2012 pada 6:52 pm
heheheeeeee.
seneng deh kl ada koment kayak gini.. uppst
yisha ;
yeeeeeee, senang nih yeeeee………..
Agustus 3, 2012 pada 6:50 pm
putri santosoooooooooo???
yisha ;
kenapa, kaka? pengin kenalan yaaaaaaaaa………..??????