tagline : tanpa penolakan
intisari
prolog : pemuda itu menyibak kerumunan orang-orang yan ketakutan oleh aksi anarkis peran antar geng . Dihajarnya semua yang saling hajar tanpa balasan dari orang-orang yang dihajarnya. kericuhan itu terhenti saat semua yang berkelahi menyadari kehadirannya
isi : andhavi, sejak ke cil dikenal suka berkelahi. tiada hari yang terlewat tanpa berkelahi, meskipun perkelahian itu bukan selalu perkelahiannya, tidak selalu di sebabkan olehnya. dimana dia mendengar ada perkelahian, tempat itu didatanginya dan ikut berkelahi tanpa peduli siapa yang dihajarnya. mulanya hal ini membuat orang-oran yang berkelahi balas menghajarnya, mengeroyoknya sehingga lupa pada perkelahian mereka. lalu seiring waktu, ketangguhannya berkelahi terasah, sehingga pengeroyoknya malah menjadi bulan-bulanannya. dan yan terjadi kemudian adalah tidak ada lagi yang mau membalas hajarannya. setiap ada yang berkelahi segera menghentikan perkelahian setelah mengetahui keberadaannya.
epilog : gelandangan tua itu terseok menyeret langkah lelahnya kearah sebuah bak sampah besar di ujung gang. saat tiba, tangannya yang gemetar oleh lapar, setengah berharap, setengah putus asa, menyibak -mengaduk tumpukan sampah, mencari sesuatu yang bisa dimakan. tak terkecuali sebuah bak besar di sudut…
“ough…” jerit terkejutnya berpadu dengan rintih laparnya. dalam pancaran buram matanya, sesosok bayi dengan dot hanpir terlepas di sudut bibir, terlelap dalam kotak besar itu.
keterangan : awal ide ini adalah puisiku “the sign” aku ingin membuat cerpen tapi tak bisa meneruskan kalimatku
mungkin juga karena inuyasha. menurut ramalan jika inuyasha memilih membuang sisi manusianya, maka yang dilakukannya hanyalah bertarung dan bertarung hingga akhirnya mati.
entahlah, aku lupa mana yang lebih dulu ide ini atau aku kenal inuyasha
“the freezer-fire”
tagline : none say no
theme : action-thriller
vision : poison for poison
story : andhavi, never get a day without a fight, thouh the fight is not his fight. when he heard about a fight, he goes to the location and get to fight, there. at the first, everyone that in the fight, get together to hit him and forgot their fight. but, throuh the time, his fight-life makes everyone who get fight, stop their fight.
more : it is my poetry “the sign” or maybe it is inuyasha’s destiny as a devil ; fight and fight to the death